Tanaman Ekor Tupai

Wodyetia bifurcate adalah jenis palem langka asal semenanjung York, queensland, yang sekarang sangat populer sebagai tanaman hias taman. Di indonesia ia dikenal juga sebagai palem ekor tupai, sedangkan nama umum dalam bahasa inggris adalah foxtail palm ataupun palem ekor rubah.

Dari penampilan fisik, pale mini sama anggunnya dengan palem raja, sehingga sering ditanam sebagai pembatas jalan. Daunnya dapat mencapai 3 meter termasuk pelepah, dengan anak daun sempit dan tumbuh mengitari ibu tangkai daun, sehingga menyerupai ekor tupai. Tinggi tanaman dapat mencapai 10 meter, dengan batang berawarna kelabu dan beruas-ruas. Tanaman ini menghasilkan bunga jantan dan betina pada tangkai yang terpisah. Buahnya relative besar diameter sampai 4 cm, berwarna hijau ketika mengkal dan berubah menjadi jingga kemerahan ketika ranum. Palem ini merupakan satu-satunya jenis yang tergabung dalam marga wodyetia.

Palem endemic dari queensland bagian utara ini tidak dikenal dunia sampai 1978, ketika seorang aborigin Australia membawanya kepada seorang botaniwan. Sejak itu, palem ini mulai tersebar ke berbagai penjuru tropika dunia. Orang aborigin yang membawa tanaman ini konon bernama wodyeti, sehingga kemudian nama ini diabadikan sebagai nama marga ataupun genus, Jasa Taman.

Tempat asal pale mini merupakan daerah yang sangat terbatas yaitu di bagian tebingterbuka berpasir di kawasan tanjung Melville yang menjadi bagian dari tanaman sosial tanjung Melville.

Kawasan tersebut memang dikenal sebagai hotspot keanekaragaman hayati dan menjadi tempat tinggal salah satu puak pribumi Australia.

Hewan-hewan yang khas yang menghuni kawasan ini antara lain adalah wallaby petrogale godmani, cicak berekor cincin crytodatcylus louisiadensis, serta beberapa reptilian dan amfibia endemic, seperti contohnya adalah crytoblepharus fuhni, katak pohon litoria andiirmalin, dan juga katak gunung cophixalus zweifeli.

Perawatan bunga ekor tupai :
Perawatan bunga ekor tupai, sesuai dengan namanya tanaman ini diberi nama unik karena memang sangat menyerupai ekor suatu binatang bernama tupai, ya binatang yang suka lompat dan lari kesana kemari itu. Tanaman ini selain memiliki nama dan bentuk yang unik sekali juga dapat bertahan sampai bertahun-tahun jika dilakukan perawatan dengan benar. Tanaman yang berasal dari Negara afrika selatan ini bisa ditanam pada media tanam seperti contohnya polybag ataupun pot.

Panduan menanam dan merawat tanaman ekor tupai
Tanaman  ekor tupai sangat suka dengan air. Dengan air yang cukup tanaman ini pun dapat tumbuh dengan subur. Berikut ini adalah perawatan untuk bunga ekor tupai, yaitu :

1. pembibitan
Untuk memudahkan perawatan tanaman  ekor tupai yang pertama yang perlu anda perhatikan adalah proses pembibitan. Pembibitan tanaman ekor tupai ini adalah dengan dipisahkannya rumpun tunas dari bibit tanaman  ini. Carilah ukuran bibit yang memiliki ketinggian setengah dari tinggi induknya. Galilah tanaman ini dengan hati-hati lalu pisahkan perlahan dengan akarnya.

2. penanaman
Dalam hal penanaman yang perlu anda perhatikan adalah memeprsiapkan media tanah yang sudah bercampur dengan pupuk organic, arang sekam dan juga tanah. Tanamlah bibit dengan 5 sampai dengan 10 cm lalu anda tekan media tanam sekitar bibit tersebut secara perlahan-lahan. Berikan air untuk menjaga kelembaban tanahnya agar tanaman tanaman  ekor tupai ini bisa tumbuh dengan baik.

3. perawatan
Perawatan tanaman  ekor tupai ini sangat mudah. Yang terpenting adalah dengan melakukan penyiraman yang teratur agar media tanam tanaman  ini tetap lembab. Selanjutnya lakukan pemupukan 3 minggu sekali untuk menutrisi tanaman  ekor tupai agar tidak mati.

Demikianlah penjelasan singkat tentang tanaman  ekor tupai sekaligus cara menanam dan merawatnya, semoga dapat berguna untuk anda yang memang sudah sejak lama ingin menanam bunga ini di rumah anda.

Leave a Reply